Didirikan oleh Dien Limano dan Natasya Limano, pendiri GGL (Gak Gendut Lagi), BloomLab hadir sebagai brand minuman serat kolagen yang berfokus pada keseimbangan antara kesehatan dan gaya hidup modern. Proyek ini berangkat dari kebutuhan untuk membangun identitas visual yang bersih dan kredibel tanpa meninggalkan kehangatan humanis. Pendekatan desain menekankan kesederhanaan dan kejujuran visual, menggunakan warna lembut, tipografi sans-serif, serta ruang putih yang luas untuk menciptakan rasa tenang dan percaya. Hasil akhirnya adalah sistem identitas yang ringan, adaptif, dan merefleksikan nilai keseimbangan yang menjadi inti dari BloomLab.
Discipline
Identity, Packaging, MOTION
Creative Director
HERRY ZAMZAMI
Identity, Packaging, MOTION
Creative Director
HERRY ZAMZAMI
Graphic Designer
Alfiandani Prabowo
Alfiandani Prabowo
Copywriter
Edwin Fauqon, Annisa Laras
Edwin Fauqon, Annisa Laras
Sebelum pengembangan brand utama, pemilik sempat merancang sebuah produk bernama Lunabloom, yang diformulasikan hanya dengan bahan-bahan esensial dan mudah diserap tubuh. Visi pemilik adalah menjadikan kata “bloom” sebagai kata kunci utama dari brand, meskipun nama finalnya saat itu belum ditentukan.
Dari arah tersebut, fokus desain diarahkan untuk menciptakan logo yang ikonis dan abadi, yang dapat berpadu secara alami dengan kata “bloom” tanpa menambahkan elemen atau objek tambahan. Identitas merek kemudian dibangun dengan menjadikan huruf ganda “o” pada kata bloom sebagai inti visual dari keseluruhan sistem identitas.
Saat menggali lebih dalam esensi brand, tujuan utama dari proses desain ini adalah menemukan representasi visual yang selaras dengan tiga konsep utama: Limitlessness, Maximum, dan Visionary. Yang ketiganya mencerminkan semangat tanpa batas, dorongan untuk mencapai potensi tertinggi, serta pandangan jauh ke depan dalam membangun identitas BloomLab.